Mekanisme Kerja KM ITB

Nama : Antragama Ewa Abbas
Nim   : 16511382
Fakultas/Prodi : STEI/Sistem dan Teknologi Informasi 2011

 Gambar diatas menunjukkan bagan aspirasi KM ITB dimana mempunya struktur dan jalurnya masing-masing. Dimana : 

1.    P1=Aspirasi program kebutuhan mahasiswa jurusan/unit
2.   P2=Aspirasi program kebutuhan mahasiswa beberapa jurusan/unit
3.   P3=Aspirasi program kebutuhan seluruh mahasiswa


Maka dari penjabaran diatas dapat terlihat bahwa KM-ITB mencakup keseluruhan lembaga kemahasiswaan yang ada di ITB . KM-ITB adalah bentuk nyata dari adanya usaha peyatuan inspirasi mahasiswa ITB itu sendiri. KM-ITB berusaha dalam mengambil segala kebijakan yang ada dapat dilakukan dengan musyawarah yang baik. Sehingga aspirasi dari massa kampus dapat tercakup. Apabila terdapat perbedaan pendapat maupun perbedaan pandangan dapat dicari titik temu dan kata sepakat.
Bagan Aspirasi KM ITB
 Seluruh lembaga untuk pemenuhan kebutuhan mahasiswa harus terintegrasi secara utuh dan terkoordinasi dengan baik sehingga tidak terjadi tumpang-tindih dalam aktivitas pemenuhan kebutuhan mahasiswa. Tidak ada kebutuhan individual maupun kelompok yang dijalankan oleh lembaga sentral. Inilah peran KM-ITB sebagai lembaga sentral yang dapat merangkul kayanya budaya dan pandangan yang ada di ITB itu sendiri.
Kongres KM-ITB, yang merupakan badan perwakilan himpunan, menyusun kriteria program Garis Besar Haluan Program Kabinet KM ITB dan Arahan Kerja MWA wakil mahasiswa). Dalam penyusunannnya, Kongres KM-ITB wajib mempertimbangan aspirasi dan program kerja yang berkembang di himpunan dan unit serta aspirasi program pemenuhan kebutuhan seluruh 

Mekanisme kerja KM ITB



mahasiswa. GBHP dan Arahan Kerja tersebut, kemudian diberikan kepada Kabinet KM-ITB dan
MWA wakil mahasiswa untuk diterjemahkan menjadi rencana program pemenuhan kebutuhan seluruh mahasiswa (P3) dan program terpusat, dengan memperhatikan kondisi massa himpunan, unit dan massa secara keseluruhan. Kabinet KM-ITB dan MWA wakil mahasiswa kemudian mengajukan rencana program kerjanya kepada Kongres KM ITB untuk dikritisi, dan diwacanakan kepada himpunan dan unit serta massa secara keseluruhan.
Kongres KM ITB berwenang untuk mengesahkan atau tidak mengesahkan rencana program pemenuhan kebutuhan seluruh mahasiswa (P3) dan program terpusat. Setelah rencana program kerja tersebut disetujui, maka selanjutnya dapat disahkan oleh Kongres KM-ITB menjadi program kerja Kabinet KM-ITB dan MWA wakil mahasiswa. Dalam pengesahannya, terdapat penjaminan Kongres KM ITB (melalui setiap anggota kongres) mengenai sumber daya untuk mendukung program Kabinet KM ITB dan MWA wakil mahasiswa. Hal ini dapat dilakukan sesuai permintaan dan kesepakatan diantara Kabinet KM ITB atau MWA wakil mahasiswa dengan Kongres KM ITB. Setelah disahkan dan mendapat jaminan dari Kongres KM ITB, maka diharapkan program pemenuhan kebutuhan seluruh mahasiswa (P3) dan program terpusat KM ITB dapat dilakukan secara sinergis oleh Kabinet KM ITB atau MWA wakil mahasiswa, himpunan dan unit.
Untuk program pemenuhan kebutuhan seluruh mahasiswa (P3) dan program terpusat yang bersifat insidental (mendadak atau menyesuaikan kebutuhan saat itu), maka mekanisme tidak jauh berbeda dengan mekanisme awal tahun. Kabinet KM ITB dan MWA wakil mahasiswa dapat mengajukan rencana program kepada Kongres KM ITB, untuk disahkan dan mendapat jaminansumber daya yang sesuai penjelasan diawal.

You May Also Like

1 komentar