OSKM ITB 2012 : Mengenal cisitu lebih dekat ...


Hari minggu ini merupakan hari paling berbahagia dalam rangkaian kegiatan OSKM. Ini dikarenakan para panitia briefing pukul tujuh pagi. Alhamdulillah ini keajaiban karena biasanya para divisi lapangan memulai briefing jam 4 pagi, dan saya berhasil tidur lumayan panjang malam ini. Makasih banget deh buat ceweq tersayang sudah mengizin kan saya tidur jam 10 malam :) damn i missyou so bad ayuu !!

Hasil briefing mengatakan bahwa hari ini kami akan bergila ria di basecamp masing-masing, kami akan mini observasi keadaan di daerah sekitar, dan juga menggarap tugas maraton karena banyak banget tugas yang harus diselesaikan hari ini. Yaps kelompok 98 kali ini berkumpul jam 9 pagi di depan perpustakaan pusat, tapi ternyata ada yang ngaret sampai jam set 10.Untunglah ngaretnya gak sampai satu jam yang merupakan ciri khas orang indonesia hhaa *kabur

Pemilihan basecamp sendiri jatuh di tempat tinggal tercinta saya, yaitu Asrama Mahasiswa Kalimantan Selatan Demang Lehman (AMKS-DL), memang tempatnya sangat kondusif untuk 25 orang dikarenakan memiliki ruang rapat yang luas. Saya juga sudah meminta izin kepada demang (ketua) di asrama ini, jadi resmilah tempat ini menjadi basecamp kami. Tapi apa yang mengganjal di hati saya ?? saya cuman takut kalau-kalau anak-anak cewe saya malah digodain para senior disini. Bisa gawat nantinya... Haha

Kami berangkat secara sporadis menggunakan angkot cisitu ungu yang legendaris, jarak antara ITB-Cisitu tidaklah jauh, bisa ditempuh dalam waktu 5 menit dengan naik angkot.

Tiba di basecamp, saya memulai penjelasan mengenai pengantar OSKM, dan juga menanyakan bagaimana impresi mereka terhadap pembukaan OSKM kemarin, karena ini akan berpengaruh besar terhadap keikutsertaan mereka pada day-day OSKM selanjutnya.Kesimpulan yang saya dapat, mereka rata-rata menyatakan bahwa pembukaan OSKM kemaren sangat berkesan karena disambut oleh banyak massa kampus, dan mereka juga tidak takut terhadap mereka, yah mungkin sedikit grogi saja. Semoga pernyataan itu jujur dari hati mereka .

Para taplok (saya, ratna, dan melati) kemudian membagi kelompok 98 menjadi 3 kelompok kecil untuk observasi di daerah sekitar cisitu. Dari observasi yang kami lakukan kami menemukan beberapa masalah dan potensi yang ada di daerah itu.

Potensi : 
  1. Daerah cisitu sangat potensial untuk dijadikan kos-kosan mahasiswa ITB khususnya.
  2. Sektor ekonomi terbantu dengan banyaknya mahasiswa, mulai dari penjual makanan, usaha loundry, penyewaan buku, angkot yang tidak pernah sepi dll.
  3. Kemanan yang terjaga.
  4. Kekeluargaan didaerah sini sudah terbina dengan sangat baik.
Masalah :
  1. Macet, memang terkendala jalan yang kecil.
  2. Permukiman kumuh karena tidak tertata dengan baik.
  3. Database, dikarenakan warga cisitu sendiri dinamis akan berganti-ganti dalam waktu yang tidak lama (banyak mahasiswa)
Saya hanya bagian yang ini -_-
Intinya para mahasiswa baru mendapat materi mengenai pengantar OSKM, Realitas bangsa, dan juga pengantar Satu KM ITB hari ini.

Hari ini seru parah, kami jalan-jalan bersama, main games gaje bersama, main tebak-tebakan, mengerjakan tugas yang tiada hentinya. Dan saya serasa semakin dekan dengan anak taplok saya yang unyu-unyu walaupun mukanya udah ada yang mirip om-om haha *piss

Karena hari ini di basecamp, maka maba adalah "sepenuhnya" tanggung jawab taplok. yah akhirnya dengan senang hati kami harus mengontrol pergerakan mereka kemanapun mereka pergi ..

Waktu pengerjaan tugas jugaa terlihat sikap kritis dan kepedulian. Mereka saling membahu dan bekerja sama menyelesaikan tugas itu, yah tugas di ITB identik dengan tugas kelompok, kalau anda gabut tanggung sendiri resikonya nanti -_-

Yah intinya senang lah menghabiskan waktu bersama mereka hari ini. Kemudian untuk sore harinya kami melakukan pengkondisian pulang, dan saya harus mengantarkan anak-anak yang rumahnya jauh. Tapi tetap seru walaupun bensin sekarat! 

Semangat terus kawan buat hari esok~

*Antragama Ewa Abbas

You May Also Like

0 komentar