Saya akan datang, Pak :)

Saya lupa persisnya tanggal berapa, yang jelas senin itu pertama kali beliau masuk kelas untuk mengisi mata kuliah paling dewa di semester 4 yaitu Sinyal dan Sistem. Beliau mengenakan topi imba sejenis topi koboi (saya tidak bisa mendeskripsikan jenis topinya), dengan jas yang seragam dengan celana beliau, tampak sangat kasual dan anti-mainstream. 

Beliau kemudian duduk diatas meja, dengan gaya khasnya mulai membuka kuliah. Pertemuan perdana kali itu diisi dengan berbicara tentang filosofi sinyal dan sistem, yang dikaitkan dengan kehidupan kita di entitas dunia nyata. Tentunya agar kami tertarik dan tidak takut dengan mata kuliah ini. Pembawaan beliau sangat "cool" dan beliau sendiri terkenal dengan kebijaksanaannya, senang rasanya mendapat dosen seperti ini.

Namun lambat laun materi dengan sinyal dan sistem ini mulai semakin "dewa" dan memang terbukti dengan kekejamannya. Gabungan materi Kalkulus I, kalkulus II, DRE, dan matematika teknik. Yah mungkin masalah, tapi bagi saya yang namanya kuliah wajib tentunya harus dijalani dengan sepenuh hati

****
Hingga suatu waktu keaadaan menggemparkan terjadi, ada info bahwa kuliah II2094 yaitu sinyal dan sistem akan ditiadakan pada kurikulum 2013. Bukan masalah sekali lagi bagi saya. Sampai ada berita (gosip tepatnya) bahwa kalau tidak mengambil mata kuliah ini cukup mengganti dengan 3 sks pilihan kita (karena tidak akan ada mata kuliah yang ekivalen), tentu ini pilihan menggiurkan. Ada opsi lain yaitu kita harus mengambil mata kuliah artificial intelligence untuk mengganti mata kuliah ini. 

Mulailah anak-anak mengambil pilihan untuk mendrop mata kuliah ini pada periode PRS (Perubahan Rencana Studi,), sehingga yang bertahan mungkin sekitar 10 orang saja dari 60 mahasiswa.

****
Saya yang awalnya sama sekali tidak ada niatan untuk melepas mata kuliah ini akhirnya "terpancing" karena teman-teman saya sebagian telah mengambil keputusan untuk mendrop. 

Ketika saya masuk kelas, sungguh keadaan kelas menyedihkan. Hanya terlihat sekitar 15 orang teman saya yang mengambil mata kuliah ini. Namun sekali lagi pak Armein tetap bijaksana, beliau mengadakan tutorial bahkan selalu menerangkan tugas kami agar nilai kami pada poin itu baik.

pada pertemuan terakhir, pak Armein menjelaskan tentang LCCDE

Keadaan saya ?

- Disatu sisi saya sangat tersentuh dengan kebaikan hati pak Armein, saya ingin tetap mengambil mata kuliah ini walaupun berat.

-Disisi lainnya, saya juga tersentuh dengan keadaan saya, kalau saya "ide" untuk mengambil mata kuliah ini yang tersohor nilainya "fair", bisa saja hal buruk terjadi. Seandainya saya mendapat nilai C atau D pada mata kuliah ini, maka saya tidak akan bisa mengambil mata kuliah II2094 pada semester depan, dan nilai ini akan abadi di traskip saya.

Akhirnya ? 

Saya putuskan melakukan drop pada mata kuliah ini. Maafkan saya pak Armein, tapi keadaan IPK saya baru saja mencapai batas aman dan saya ingin mengontrol hal ini terlebih dahulu. Kalau toh tetap ada kuliah wajib sinsis lagi, saya akan datang pak semester depan, saya berjanji :)

You May Also Like

0 komentar