Mt. Burangrang 2010 mdpl (Part I)

The hardest journey i ever had ! 
Lots of fun and challenge :D


Gunung Burangrang merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa,Indonesia. Puncak gunung Burangrang mempunyai ketinggian setinggi 2.057 meter (wikipedia)

Setelah melewati badai tugas besar yang mendera, maka munculah ide gila untuk berkelana mendaki puncak Burangrang, bagi saya sendiri ini adalah pengalaman pertama untuk menggapai puncak gunung. Bersama enam orang lainnya :

1. Habib Mufid Ridho (Kapten)
2. Indra Kusuma Putra
3. Danang Arbansa Nur
4. Nicolas Novian Ruslim
5. Muhammad Sena Luphdika
6. Farrel Yudihartomo

Maka kami memutuskan untuk mendaki gunung Burangrang yang kata sebagian orang dianggah "hanya" sebuah bukit dengan medan pendakian "easy". Berdasaran info inilah saya berani mengambil resiko untuk mendaki gunung, karena notabennya saya adalah penderita tipes, maka dengan keadaan fisik yang demikian tidak boleh memforsir tenaga sampai batas (melebihi) maksimal. 

***********
Keberangkatan direncanakan jam 06.30, saya sendiri sudah datang tepat waktu jam 06.00 di titik pertemuan perdana, yaitu mesjid Salman ITB (lengkap dengan keadaan sudah sarapan). Namun yah namanya orang Indonesia, teklap yang dibuat malah ngaret ! Dan walhasil kami berangkat pukul 07.30 WIB.

Disinilah perasaan tidak enak saya dimulai, sang kapten berkata, kita akan mengambil medan "medium", yaitu mendaki burangrang menyusuri jalan yang tidak biasa, yaitu dari barat ke timur dengan estimasi waktu 3 jam pendakian. Perlu diketahui apabilah memilih pendakian dengan jalurn"easy" , maka kami harus bergerak mendaki dari arah Cimahi. Sebaliknya, karena memilih medan "medium", kami akan bergerak dari daerah bandung utara, dekat dengan daerah villa bunga yang tersohor !

***********
Setelah melewati kurang lebih satu jam perjalanan dengan menggunakan angkot, tibalah kami di gerbang Villa Bunga. Hawa dingin Lembang memang sudah menunjukkan taringnya kawan ! 

Pukul 08.30 kami tiba, target pukul 09.30 sudah berada di mesjid kopassus (yang merupakan tempat untuk melakukan registrasi sebelum mendaki ke puncak gunung Burangrang)

Masih memiliki wajah "ceria" ketika pertama kali sampai

bagian dari Gunung burangrang terlihat dibelakang kami
Perjalanan menuju tempat pos kopassus sungguh tidak mudah. Pertama kami tersesat menuju CIC (tempat wisata berkelas), padahal menuju CIC sendiri medannya sudah sangat dasyat dengan tanjakan yang berliku. 

Selanjutnya, kami kena tipu, karena diharuskan warga sekitar membayar 6 ribu untuk berwisata per orangnya. padahal mendaki gunung Burangrang gratis ! Alasannya karena terdapat pemeliharaan, bla bla bla yang intinya kami harus membayar HAHA

Yap yang ketiga, kami tersesat lagi ! Setelah turun terjal kelereng, kemudian naik lagi, turun lagi, melewati arus sungai yang dasyatnya luar biasa, wah ternyata kami malah masuk ke daerah pertanian dan peternakan warga haha. Kami pun berinisiatif untuk "membuka jalan". Beruntung kami berhasil selamat waktu itu. Tapi sisi negatifnya, kami harus melewati daerah dimana area tersebut merupakan budidaya pupuk kandang a.k.a kotorang sapi, jadilah kami sedikit "berbau" karena insiden ini.

Insiden kotoran sapi terjadi pada bagian ini

Turun ke lereng bukit, bertemu sungai, segera menuju pos kopassus !

kemudian "random"
***********
Nah bagian turun dari angkot sampai pos kopassus berakhir pukul 10.30. Perjalanan dua jam ini sudah membuat saya kelelahan. Medan yang ditelusuri selalu saja menanjak, namun masih dengan kemiringan sekitar 30-45 derajat. Kamipun sampai dengan keadaan "tepar" dan penuh "keringat" di chekpoint pos ini. Tapi sayang sekali bukan pos kopassus, tapi pos perhutani. Kami harus berbincang-bincang terlebih dahulu, karena belum diperbolehkan melanjutkan perjalanan oleh bapak tersebut !

Apa yang terjadi ? ah nantikan saja kelanjutannya yah :D
Lanjut belajar APS dulu yaah soalnya UASnya menanti nih *HAHA

see you soon,

You May Also Like

3 komentar

  1. haha kocak ntraaa :D ditunggu lanjutan ceritanyaaaa :))))

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ada pengamat setia terimakasih kaka gina :D
      sok ini mau aku lanjutiin hha

      Delete
  2. ini bener-bener Antra's style hhehehe :)

    ReplyDelete