Tirai Hujan (II)

Jangan meremehkan ketinggian - Fakhriyudha
 Oke benar saja, 1024 mdpl harusnya bukanlah hal yang sulit. Tapi ternyata medan yang dialui terhitung medium dan terjal. Alhasil pendakian harus dilakukan dengan effort maksimal. 

Start melakukan pendakian
In Action Bray ~
Benar saja, terhitung bisa sampa daerah puncak kami harus melewati 45-60 menit perjalanan. Wah jalan yang didaki lumayan terjal, oleh karena itu kami harus berhenti berkali-kali untuk sekedar melakukan charge tenaga :D

Salah satu momen yang paling asik adalah ketika kami melakukan pesta "manisan" :
Ini dia makanan yang kami santap bersama
Ikut-ikutan makan yuks :D
Kami terus mendakit, berputar-putar mencari mana yang dinamakan Tirai Hujan. Dengan penuh semangat yang membara kami bergegas, dan ternyata kami mendapatkan plang ini :
"Benteng Belanda"
Okay kami malah menemukan Benteng Belanda. Dan yang lebih parah ada jalan raya. Trus kenapa kami harus mendaki? kok gak naik motor aja yah ? Hha Jadi kemudian kami berkeliling dan sedikit mendaki keatas supaya mencapai puncak paling tingginya.

Ternyata ? Yang namanya Tirai Hujang itu gak ada, kamipun gagal menemukannya -_- menurut informasi warga sekitar, Tirai Hujan yang cantik itu adalah lokasi diaerah benteng Belanda ini. Namun dilihat ketika sang fajar mulai terlihat (alias sunrise). Jadi setelah sampai  di puncak : we get nothing HAHA

You May Also Like

2 komentar