di tepian Aoyama

Aoran terbangun, sayang sekali kala itu waktu mendekat lebih cepat. Pukul 06.30. Terlambat bukanlah hal yang menyenangkan untuk dilakukan, atau pengorbanan yang telah ia lakukan akan tercoreng dengan kejadian ini.

Bergegas, bersiap-siap dengan segera tanpa sempat sarapan. Suasana kota Aoyama seperti biasa, menyejukkan, dengan pepohonan yang menghijau dipinggir jalan.

Diambilnya sepeda kesayangannya itu. Rumah yang ditempati Aoran tidak jauh dari tempatnya bekerja, hanya sepuluh menit. Bagi mereka di Aoyama, bersepeda adalah salah satu ciri kepedulian orang-orang sana untuk turut serta dalam menjaga keindahan bumi ini, agar tetap terjaga sejuknya udara di pagi hari, seperti hari ini, atau seperti hari-hari yang akan datang.

Pohon Hijau di tepi Aoyama
Tepat pukul 07.00, Aoran telah berada tepat di tempat pintu masuk perusahaan dia bekerja, CIN Holding Corporation. Aoran beruntung, bisa bekerja di perusahaan ini. Suasana kekeluargaan di perusahaan ini menjadi point yang sangat menjanjikan untuk menata karir, menata kehidupan serta membuat dirimu bangga menjadi bagian dari CIN Holding. Semua orang tersenyum, kemudian Aoran masuk tanpa lupa membalas senyum semua orang yang ada di tempat itu.

Aoran teringat perkataan ibunya :
Maka jika memang ada jalannya, maka sungguh Allah akan membantu kamu mencapai jalan tersebut. Terus saja bermimpi, kemudian berusaha. Orang-orang yang mempunyai rencana, mempunyai mimpi, akan mendapat balasan yang setimpal atas keberanian mereka untuk bermimpi. Terus bermimpilah, Allah akan memeluk mimpi-mimpi kita semua.

Maka tidak ada alasan untuk terus bersyukur. Yah begilah kehidupan, mereka yang beruntung adalah mereka yang telah menikmati jalan yang telah di tentukan Allah swt dengan ikhlas.

Taukah kalian ? Sekarang adalah musim semi. Sakura yang meakar itu begitu cantik dan indah.
Sakura di Aoyama

You May Also Like

2 komentar