I have no live

Judul yang mengerikan, have no life merupakan jargon dari dosen Menajemen Proyek (Manrpo) saya untuk "menyentil" mereka yang kerjaannya hanya berorientasi pada tugas, tidak mempunyai kesenangan dan kebahagian selain menjadi work addicted. Menyeramkan bukan, saya mengelami kehampaan waktu bersenang-senang dalam tiga minggu terakhir. Dimulai dari serentetan tugas besar yang datang tiada henti, ditambah dengan berbarengnya UTS kala itu, membuat saya beberapa kali tumbang. bahkan tiga minggu yang lalu, saya didiagnosa oleh dokter sedang berada dalam fase gejala tipes.

Kala itu ibu saya datang dari Banjarbaru, merawat saya dan memberikan obat pamungkas, yaitu sebotol obat cacing yang memang digunakan untuk penyembuhan obat tipes. Tipes saya yang sebenar-benarnya pernah kambuh dua kali. Rertama ketika saya kecil, dan yang kedua ketika saya putus dengan pacar saya ketika saya berada pada kelas 2 SMA *HHA sebenrnya itu merupakan kombinasi dari kelelahan, ditambah harus berhujan-hujan memperebutkan juara tiga pada kejuaaan liga sepakbola antar kelas yang sangat bergengsi. Tipes memang menyebalkan, saya harus bed rest selama tiga minggu. Ketika tiga minggu lalu, saya juga pulih dengan cepat, ibu saya baik sekali merawat saya :)

****************
Tiga minggu kemudian (tepatnya hari ini), saya kembali tumbang. Ditiga minggu ini ternyata saya harus melewati minggu yang lebih parah. Setiap hari rabu sampai minggu, bisa dipastikan saya tidur sangat-sangat larut sekali :"). Sabtu minggu saya telah dirampas oleh deadline dua proyek yang baru saja terdengar kabarnya lagi. Ditambah scope creeping (batasan proyek yang melebar) sangat menyita waktu saya. 

Ah oke ternyata saya belajar satu hal. Disinilah saya belajar bertanggung jawab, berusaha memberikan yang terbaik kepada rekan-rekan saya, walaupun sungguh mood saya dalam mengerjakan proyek dikala badai akademik ini sangat hancur.

Well sebenarnya kami sudah bisa menangani scope creeping menjadi sedikit lebih terkontrol. saya berharap, pembelajaran itu akan terus saya bawa sampai menangani proyek-proyek selanjutnya.

Dan sekian tulisan kecil, ditulis diantara gemercik hujan yang menghampiri. Aku tertidur, tidak mampu berdiri, semoga Allah mengangkat dosa-dosa saya, serta menyembuhkan dan menghindarkan saya dari berbagai penyakit.

Amin.

You May Also Like

1 komentar