"Ayahanda"

Saya tidak pernah bercita-cita untuk menjadi ketua kelas pada mata kuliah tertentu. Entah kenapa ketika itu, teman saya, sebut saja "Fajrinah", iseng menyebut nama saya secara random. Saya tidak bisa mengelak, dan semenjak detik itu saya menjadi ketua kelas pertama kali.

Saya sebenarnya tidak terlalu "imba" atau "jagoan" dalam mata kuliah sistem operasi, karena mata kuliah ini memang berada pada low level. Tapi yang menarik, tentu saja "dosen" yang mengajarnya.

Beliau mendapat gelar "ayahanda" dalam mata kuliah ini, entah mengapa, saya lupa. Tapi yang jelas, beliau merupakan karakter yang unik, susah ditebak, dan anti-mainstream. Tapi yang memang tidak bisa dipungkiri, ayahanda adalah sosok yang sangat cerdas serta bijaksana.

Karena karakternya, seringkali ayahanda juga memberikan materi, tugas, atau metode perkuliahan yang "out of the box". Sampai kepada puncaknya, ayahanda bahkan setuju untuk mengubah jadwal UTS serta UAS yang telah dijadwalkan oleh fakultas. Disini saya harus bolak -balik ke TU, mencarikan ruangan, mencari tanggal yang pas, serta menyamakan jadwal antara tiga angkatan yang masih mengambil mata kuliah ini.
Ayahanda tidak akan pernah bertindak dijalur yang sama dengan yang lainnya. tapi yang pasti, beliau tidak akan pernah menyimpang dari nilai.
Saya cukup "kerepotan" mengurus kelas ini, tapi tentu, tidak ada penyesalan akan pengalaman pertama menjadi ketua kelas ini :)

E-mail dari Ayahanda yang "berkesan" bagi saya.
Setelah UAS...

ketika saya mengumpulkan berkas, saya tidak sengaja bertemu beliau, kemudian saya dipanggil ke ruang tamu LSS. Beliau kembali mengucapkan terimakasih, dan tentu, saya juga berterimakasih sekaligus meminta maaf telah banyak menganggu beliau.

Tiba-tiba beliau mengeluarkan pernyataan random :
Apakah mas sudah mengambil tugas akhir ? silahkan kalau mau mengerjakan tugas akhir, bisa sama saya saja.
 Saya tersenyum saja, kemudian saya balas
untuk tugas akhir belum pak, karena kami masih semester lima. Mungkin untuk Kerja Praktek akan saya pertimbangkan.

Kami bersalaman. Ternyata beliau benar-benar orang yang sangat baik. Sampai ketemu dikesempatan berikutnya pak, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik lainnya.

Saya nampaknya harus berterimakasih kepada "Fajrinah" atas kerandoman dia. Kelak ketika ada permintaan untuk menjadi ketua kelas, maka dengan senang hati saya akan menerimanya. 

Untuk ayahanda yang berkesan.
"Terkadang ayah akan melepas kita untuk membuat kita Tegak dan Bisa" - unknown

You May Also Like

3 komentar