Cara kita menghargai, anehkah ?

Menghargai seorang pemimpin ? pernahkah terpikirkan oleh kebanyakan kita ? Saya sendiri percaya, mereka yang memilih maju, mereka yang kerap kali turun tangan untuk menyelesaikan masalah secara nyata, selalu saja mendapat kritikan yang tidak beralasan, cercaan yang berbau negatif, maupun tanggapan-tanggapan misterius tanpa pikir panjang yang entah dari mana asalanya.

Anda semua pasti pernah merasakanna, memimpin sebuah organisasi, kepanitiaan, menjadi kepala divisi, menjadi penanggung jawab bukan hal yang mudah. Namun adakah cara kita yang salah dalam proses menghargai ?

Coba saja lihat, seseorang yang memilih maju, memilih bergerak daripada hanya diam dan mendiamkan pastilah orang yang mulia. Mereka pasti telah banyak mengorbankan waktu, mengorbankan tenaga dan pikiran untuk "mengurusi" kita semua.

Dimana letak penghargaan kita ? ah cobalah, mereka memimpin, sedangkan kita hanya menjadi pengecut, berani berbicara ketika dibelakang, mengomentari kebijakan tanpa berbuat, merasa lebih hebat. Ah, silahkan ciba sendiri, semua itu tidaklah mudah.

Dimana letak penghargaan kita bagi orang yang sudah berkorban ? kadang perkataan sederhana itu tak mampu terjawab karena kita begitu arogan. Sungguh mereka yang menang, karena para pembicara dibelakang selalu diisi orang-orang yang kalah.

Anda yang pengecut, tidak berani mengambil tanggung jawab. Sementara merekalah yang menang, berani berdiri untuk mempimpin.

You May Also Like

1 komentar