Janji Dua Sahabat

Kami sampai pada sesi terakhir. Masing-masing harus menjalani sesi interview yang "lumayan" menegangkan sekaligus menyenangkan. Pada pertanyaan terakhir terlontarlah satu pertanyaan pamungkas :
Siapa yang menurutmu paling pantas menjadi asisten pada laboraturium ini ? 
Kali itu saya menjawab sebuah nama : ikape. Lantas setelah semua interview berakhir, saya berkumpul dengan teman-teman, kembali bercengkrama. Ah kali ini saya bertemu dengan sahabat saya yang satu itu, lantas spontan saya bertanya
"Tadi pertanyaan terakhir jawab siapa ?" Aku bertanya ringan.
"Aku jawab nama kamu, tra" Dengan ekspresi biasa penuh gaya.
"Wow menarik, aku ngasih jawaban nama kamu Pe" Sambil sedikit tertawa kecil 
Hari itu kami berhasil sampai ke final party, ah setelah menyelesaikan "seabrek" dokumen yang memutar otak, selesailah hari itu.

***
Hanya ada empat orang dari 37 pendaftar yang akan diterima pada lab ini. Oh pengumuman kali itu jelas : Nama saya tidak termasuk dalam daftar asisten yang diterima. Nasip lain berpihak baik, ikape berhasil masuk :)

Saya menghela napas sepersekian detik, yap Alhamdulillah saya tidak merasakan kekecewaan hari itu. Saya tetap menjadi pemenang, karena tentu saya telah berjuang sampai akhir. Saya mengambil pelajar yang sangat berharga, bahwa tidak perlu ada kekecewaan dalam hidup ketika kita sudah berjuang. Tentu, Allah telah menentukan jalan terbaik bagi semua umat-Nya :)

***
Dalam beberapa waktu terakhir, saya mendapatkan kesempatan yang luar biasa. Menjadi asisten secara "temporer" adalah jalan saya. Hari itu, saya mendapatkan undangan untuk menjadi salah satu asisten mata kuliah Analisis Kebutuhan Sistem (AKS) - II2240, mata kuliah paling prestisuis, mata kuliah kombinasi SI dan TI yang sangat menggambarkan bagaimana lulusan STI "bekerja".

Ah ternyata inilah jalan saya. Dan saya percaya, sedikit-banyak undangan yang saya dapatkan adalah buah "janji" yang kami (saya dan ikape) utarakan dulu. Janji akan mimpi-mimpi kami, janji untuk tidak menyerah dan terus berjuang sampai penghabisan waktu.
Tempat "nongkrong" mahasiswa tingkat 3.
Terimakasih buat mas Kordas yang telah memberikan kesempatan yang luar biasa kepada saya. Tentu pula, terimakasih ikape :)

You May Also Like

2 komentar

  1. Semangat Antra !

    Antara antra dan ikp
    :3
    kata afgan, jodoh pasti bertemu.
    *maaf gak nyambung

    ReplyDelete
  2. Pasti semangat Gilang :3

    Kalau yang ini sumpah gak nyambung haha

    ReplyDelete