Lobi Stasiun.

Bagi setiap orang, lobi stasiun mempunyai cerita berbeda. Bagaimana kalian mendefinisikan lobi stasiun ?
Aku berada di bagian pintu masuk keberangkatan. Sederhana kala itu, seorang perempuan dan seorang laki-laki sedang berbicara. Entah apa yang mereka bicarakan, satu hal yang aku tau, perpisahan. Kala itu laki-laki dengan barang bawaan siap melangkah menuju kereta api yang terus "memanggil" para penumpang. Lantas ? mereka berpisah dengan senyum, walaupun, dibalik senyum itu, kerapuhan.

Disisi lainnya, pintu kedatangan. Para penjemput menunggu dengan penuh harap dan kesabaran. Entah apa yang mereka harapkan, satu hal yang aku tau, pertemuan. Menunggu dengan senyum sumringah, lantas aku melihat seorang ibu memeluk anaknya yang baru saja keluar dari pintu kedatangan. Ah, indah sekali bukan ?

Lantas setiap definisi selalu saja didasari akan suatu pandangan. Hari ini, aku punya sebuah cerita. Cerita kecil tentang seorang sahabat yang datang jauh dari ujung timur sana untuk mengikuti sebuah final kompetisi yang diadakan di Bandung.

Bagi aku, lobi stasiun kali ini adalah perpisahan. Tidak sempat kami bertukar cerita banyak. Sahabat yang satu ini, sudah pasti merupakan salah satu orang paling penting dan berpengaruh dalam hidup saya, terlebih ketika saya berada pada masa SMA.

lobi stasiun kali ini juga adalah sebuah pertemuan singkat, yang tentu perlu dibalas atas penuh rasa syukur. Nah, begitulah lobi stasuin Bandung hari ini :)

aku, dan tentu, bersama Cici Widya Anggraini :)

You May Also Like

2 komentar

  1. harusnya aku juga ada disitu sama kalian :")

    ReplyDelete
  2. sabar yah :') belum rezeki ke Bandung kak Gina :)

    ReplyDelete