Cikuray #3 : Struggle Until the Rest of My Life !

08.00
Turun dari puncak, kami segera turun mendaki hingga sampai ke Camp pada pos 6.

09.30
Selesai makan, beres-beres barang kelompok dan pribadi, semua berjalan lancar. Lebih cepat dari biasanya. Tenda sudah rubuh, kami siap kembali turun menyusuri Gunung Cikuray.

10.30
Satu jam pertama menuruni Gunung Cikuray, kami sudah tiba pada pos 4, kala itu kami turun dengan kecepatan tinggi. 

11.00
Sederhana sekali, kami berhasil mencapai pos selanjutnya dalam waktu setengah jam

11.30
Saatnya tiba. Saya tersangkut ranting ketika sedang menyusuri jalan dengan kecepatan tinggi. Terguling 3 sampai 4 kali, kaki kiri saya (bagian ankle) berbunyi "krak".

10.40
Kesadaran saya hampir hilang. Pandangan kabur, saya duduk bersandar disekitar pepohonan. Jalanan yang sempit sempat "macet". Saya mendapatkan kesadaran kembali.

10.50
Bagian ankle kaki kiri saya bengkak, saya tidak bisa berjalan. Kala itu rasa sakitnya luar biasa.

11.00
Habib (ketua tim) mengambil keputusan, dia turun untuk memanggil Ranger sehiggga bisa membiarkan bantuan kepada saya.

13.30
Habib memberi kabar kembali, dia telah sampai. Sungguh kecepatan yang sangat tinggi. Ranger akan tiba dua jam dari sekarang. Dua jam dari sekarang, saya beserta tiga teman lainnya (Kurni, Meka dan Prama) membongkar tas carriel kami. Mengisi waktu luang, memasak segala hal yang tersisa.

14.30
Kabar terbaru dari sinyal yang terbatas datang, ranger tidak bisa membantu karena banyak sekali yang harus ditagani. Kami sepakat : berjalan turun dengan keadaan yang sekarang.

15.00
Saya bertemu dengan mas Jambul, tbeliau memberikan pertolongan pertama. Kaki saya diberikan pijat sederhana, saya merasa lebih baik. Kami menyusuri Kaki gunung dengan kecepatan yang sangat Rendah.

15.30
Bertemu Habib kembali, setelah turun dia memutuskan untuk naik lagi. Sungguh kapten yang sangat berdedikasi.

18.45
Saya sudah hampir kehabisan tenaga. Entah dari mana Ranger datang, itu adalah saat turunan terakhir berada.

19.00
Sampai di pos keberangkatan, kami (saya) selamat. Saya tidak pernah sebaik itu. Dengan sedikit susu hangat dan roti yang begitu enak, saya fit kembali. Segera menlpon orang tua bahwa saya baik-baik saja. Sungguh kala itu saya merasa sangat baik, saya merasa sangat bersyukur.

****************
Kala itu diperjalanan turun, saya mengambil banyak sekali perlajaran, apalagi tentang segala sesuatu tmengenai syukur.

Kala itu, Kurniawan Adhi (Kurni) dengan sangat telaten menjaga saya. Disetiap langkah yang saya ambil, dia selalu sedia untuk berjaga. Dibelakang saya, Habib dan Meka juga terus mengontrol perkembangan. Dibarisan terdepan, Prama dengan seksama mencari "jalan terbaik" yang sesuai dengan keadaan saya.

Kala itu pula saya bersyukur memiliki mereka, teman-teman yang luar biasa. Sungguh, semoga Allah membalas kebaikan kalian semua :)

Perjalanan turun harusnya "hanya" memakan waktu sekitar lima jam. Tapi dengan keadaan saya yang demikian kami menghabiskan tolal 9,5 jam. 

Dari segi kelelahan, saya merasakan hal yang sangat "mengerikan". Bahkan saya merasa dua kali leih berat ketika perjalanan mendaki. Kelelahan datang bukan dari perjalanan fisik, tapi menahan rasa sakit yang muncul setiap kali kaki kiri saya menginjak tanah untuk berpijak. Tapi kala itu saya memutuskan : saya akan berjuang sampai batas akhir. 
Saya berjalan sangat lambat, dengan bantuan dua tongkat ini. Menyusuri kaki gunung Cikuray.
Ah, Alhamdulillah, saya masih menulis disini, saya dan teman-teman berhasil pulang dan segera kuliah lagi :D

You May Also Like

4 komentar