Izinkan pesan rindu ini tertulis.

Langkah kaki tetap kecil, bersahaja luar biasa, menampakkan semangat yang seperti sediakala, mampu menggoncangkan dunia.
Tiada pagi yang lebih menyenangkan, sama seperti hari-hari sebelumnya. Tidak pernah lantas terpikir, berjalan menyusuri pagar, menuju halaman utama, lapangan basket, bisa memandang lurus kedepan, tempat sebuah ruang kelas kecl yang begitu bersejarah berada.

Berjalan lurus,  menyusuri tangga, tetap beralan naik. Ah, kali ini aku sampai didepan pintu yang kala itu masih berwarna hijau, sederhama, sungguh menentramkam sekali. Ruang kelas itu begitu bersejarah, lagi-lagi. Segera mengambil tempat untuk duduk, bertemu orang-orang yang begitu hebat, berbagi cerita, kelas dipagi hari, memang menyenangkan.

Katanya hari ini hari terakhir kelas ? Kala kita harus mengikuti minggu tenang yang sebetulnya sungguh begitu menyeramkan.
Aku sungguh tidak sadar, kala itu, bahwa, masa-masa sekolah adalah masa yang begitu menyenangkan. Aku lupa bersyukur ? kala itu aku belum tahu bahwa aku berada di lingkungan yang sangat baik, sangat membangun.

Aku bahkan lupa, mata pelajaran apa hari itu. Tapi tetap saja, suasana ruangan, suana sekolah selalu membuatku ingin kembali kemasa itu. Aku selalu sampai pada titik yang begitu luar biasa, memandang jauh keseberang arah sana, begitu banyak mereka yang bersemangat, penuh bahagia menjalani kehidupan sekolah. Ternyata benar, setiap masa, setiap zamannya selalu mempunyai cerita yang berbeda-beda dan unik. 

*********
Kini setiap orang yang ada disana berkembang masing-masing,mengejar cita, tentu pula cinta. Salam dari aku melalui tulisan yang belum terbaca ini. Tapi nantikan, izinkan aku kelak menuliskan pesan rindu yang teramat dalam kepada kalian semua. Izinkan agar pesan tersebut kelak terbaca, disetiap individu yang merasakan hal yang sama.
'aku berada diposisi terendah, untuk merendahkan hatiku, meminta maaf setulus hati atas semua kesalahan dan kesalahpahaman selama ini. entah sengaja atau tidak, aku hanya makhlukNya yang selalu mencipta dosa walau tak ingin berkumpul dalam api neraka. aku minta maaf,' - Eva Rizka Octiana dalam Last day for ordinari class.
Kutipan yang selalu membuat aku kembali merindukan kalian.
View dari kelas XII Alam 1, SMAN 1 Banjarbaru memang selalu indah. (Foto diambil dari Dian Fitri Larasati)

You May Also Like

6 komentar

  1. aku rindu gracio dengan segala keanehannya haha :D

    ReplyDelete
  2. itu semua gara-gara post kamu va haha buka lagi dong segala posting blog yang berhubungan dengan gracio :3

    ReplyDelete
  3. posting yang lain galau gak jelas ntra, beberapa telah musnah hehe :o

    ReplyDelete
  4. Antra, aku pengen nangis. Walaupun kita bukan satu sekolah, tapi yah aku juga mengakui masa sekolah adalah yg paling menyenangkan

    ReplyDelete
  5. betul komentar ini yang aku jadiin caption :D

    ReplyDelete