Masih nyasar : Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

7,6 KM ditempuh dalam waktu hampir dari dua jam. 3 kali Transit Busway. Jakarta timur kejam, tapi selalu saja perjalanan mempunyai cerita :))
Cerita kali ini tetap bermula ketika saya dan Gilang tidak mempunyai tujuan hidup. Akhirnya Gilang rela saya 'seret' menjelajah Jakarta Timur yang keras :")

Kami main-main ke kampus yang satu ini : Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Disini kami bertemu teman-teman traveller wacana (yang secara tidak resmi wacananya mulai Desember tahun kemaren HAHA)

Dari kiri : Risna, Via, Tuche, Gilang, dan Orang ganteng :)

Risna : Namanya persis banget sama mamah ane gan ! Orang Barabai, temennya Najib, yang tiada lain dan tiada bukan adalah teman dari mantan temen sekamar saya (?)


Tuche : Berjiwa manajer dan traveller, bisa diandalkan dan baik hatinya. Alim lagi, salah satu penulis aktif di timeline blog saya :))

Via : Mager, bisa diandalkan, tapi cendurung mager, yang berujung kurang bisa diandalkan haha suka minta tolong ke Tuche yang berjiwa ke-ibu-an dan berjiwa manajer.

Kami bertemu sekitar satu jam, ditraktir makan di suatu rumah makan. Terimakasih yah haha

*********
Tuche rencananya mau ke Papandayan, padahal saya mau ngajakin geng wacana ini buat hiking ke Papandayan Desember -_- 

So, what's next ? 
"Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan" - Joko Pinurbo, dalam Celana Pacar kecilku di Bawah Kibaran Sarung

You May Also Like

10 komentar