Bagi Seorang Ayah, Anak Adalah Kado Terindah.

Kami sedang menunggu Bus Trans Metro Pekanbaru (selanjutnya akan saya singkat Bus TMP) untuk melanjutkan perjalanan dari Mal SKA (salah satu mal terbesar di Pekanbaru) menuju pusat perbelanjaan di Jl. Sudirman. Seorang bapak kemudian bergabung bersama kami. Sungguh talkative, beliau mengajak kami berkenalan, dan pembicaraan dimulai.
"Bukan orang Pekanbaru yak dek?" beliau memulai pembicaraan
"Bukan Pak, kami dari Bandung, kebetulan lagi Magang di sini."  kami menjawab
"Magang di mana dek ?"
"Kebetulan di Chevron Rumbai Pak." Kami menjawab lagi.  
Beliau kemudian menjawab lagi dengan penuh antusias, tentu dengan bahasa minang-melayu yang sangat kental
 "Wah mantab kali di Chevron, keren, gimana sudah ditawari kerja disana belum ?" 
Wah kami tersipu, kami tidak melanjutkan pembicaraan ini :)

Pendengar yang antusias.
Selanjutnya kami berperan sebagai pendengar. Bapak tersebut mulai bercerita mengenai empat orang anaknya. Beliau tidak seberuntung kami, tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tapi jangan salah, tiga orang anak beliau sudah sarjana, dan tiga-tiganya sudah menikah :) 

Beliau sangat bersemangat, menceritakan anak beliau yang sudah bekerja di Pertamina. Sangat makmur. Itu yang saya tangkap dari penjabaran beliau. Detail sekali ceritanya, bahkan beliau bercerita kalau anak beliau menikah dengan lulusan ITB juga, lulusan Teknik Lingkungan haha Beliau terus saja bercerita mengenai A,B,C sampai Z, kami hanya bisa terpaku dan tertawa-tawa saja mendengarkan haha

Bagian menariknya adalah tidak ada yang lebih menyenangkan dari melihat semangat dan antusias beliau bercerita. Bagaimana bangganya seorang ayah terhadap anak-anaknya. 

Teringat Ayah.
Saya jadi ingat ayah saya sendiri, kata mamah, kalau ayah saya sudah bercerita tentang saya, itu super lebay haha ceritanya dari A sampai Z, mungkin kira-kira persis seperti bapak-bapak yang saya temui waktu perjalanan menuju pusat pembelanjaan kota.
Saya yakin, setiap ayah di dunia ini, pasti akan amat teramat bangga kepada anaknya. Jadi sudahkah kita bersikap baik, agar bisa menjawab harapan beliau ?
Father & Son Photograph from the Past, Joins Photo of Father & Son in the Present! (source here)
Kado terindah.
Sambil bercerita, bapak tersebut berkali-kali menunjuk tas Pertamina yang beliau pakai, dan jelas, itu adalah pemberian dari anak beliau.
Ilustrasi Tas Pertamina (source here)
Bagi seorang ayah, anak adalah kado terindah.

You May Also Like

10 komentar

  1. Bener banget kak... Seorang ayah pasti bangga dengan anaknya sendiri..
    jadi kangen ayaaahh di rumah...

    ReplyDelete
  2. Gina : iyap ! orang atletis selalu benar ha ha ha :p
    Gilang : huft :3

    ReplyDelete
  3. Uswa : tumben sempet blogwalking kesini haha nanti ketemu pas Ramadhan :3 salam buat bapaknya yak !

    ReplyDelete
  4. Iya nih kak penasaran sama cerita kakak KP di chevron... haha
    Ketemu pas ramadhan??? kak Antra kapan pulang ke Banjarbaru??

    ReplyDelete
  5. Uswa : aku belum update lagi nih tentang cerita KP di Chevron :p Boleh nanti di Duta Mall yuk bareng Kemas :3

    ReplyDelete
  6. Nanti ceritanya pas ketemu aja kak.. haha
    Mesti di Duta Mall banget kak??? wkwk... iya nanti kemas di kasih tau.. haha

    ReplyDelete
  7. Uswa rajin banget ngecek postingan yang ini :") Okay yuk DM aja, mas Anto juga pada balik, jadi kita bisa gathering segera haha

    Sampai ketemu !

    ReplyDelete
  8. Oke deh, Sampai ketemu jugaaaaa........ :D

    ReplyDelete