"Menghina Tuhan"

Saya mampir sebentar ke Kompas TV, hanya sekian menit saja, tapi saya merasa bahwa saya mendapatkan beberapa value yang layak saya bagikan. Ini merupakan salah satu program "A Day With" dengan bintang tamu kala itu adalah Sujiwo Tejo.
A Day With Sujiwo Tejo - Kompas TV

Menghina Tuhan

Jangan kira cara menghina Tuhan hanya dengan cara membakar Kitab Suci, menjelek-jelekkan Nabi, dan hal yang tersentuh dengan agama lainnya. 

Tanpa disadari, ada hal-hal yang selalu kita lakukan untuk menghina tuhan. Hal tersebut diantaranya: khawatir akan tidak adanya pekerjaan, khawatir akan skripsi yang tidak selesai-selesai, khawatir akan usaha yang tidak lancar, khawatir akan ini, itu, dan hal lainnya. 

Pertanyaan sederhananya? bukankah semua sudah "digariskan"? dan bukankah tugas kita hanya "menjalani" dan "berusaha:" sembari berdoa untuk mendapatkan hasil yang terbaik?

Anak-Anak Masa Kini

Beliau menuturkan anak masa kini terlalu banyak "memikirkan", terlalu banyak khawatir akan hal-hal yang sebenarnya sudah menjadi garis kehidupannya. 

Refleksi Diri

Maka saya mengorelasikan value tersebut dengan sikap tawakkal dan syukur dalam konteks Islam, dimana sesungguhnya setelah berusaha, maka hilangkan kekhawatiran akan rasa syukur yang sudah kita miliki.

Saya kemudian mengingat, bagian mana dari hidup saya yang kurang? Sungguh ternyata banyak sekali nikmat yang sudah saya dapatkan.

Weekend

Jadi selamat ber-weekend ria untuk para pembaca. Semoga hari ini menjadi pelebur lelah atas perjuangan yang teman-teman telah lakukan.

Salam,
Antragama Ewa Abbas

You May Also Like

0 komentar