Tips Wawancara LPDP (Seleksi Substantif)

Kita boleh kalah pintar, tapi kita tidak boleh kalah siap - anonymous
Seleksi substantif terdiri dari tiga bagian:
  1. Tes Wawancara,
  2. Leaderless Group Discussion (LGD), dan
  3. Essay on the Spot
Karena tulisan ini panjang, pada bagian ini saya hanya akan membahas mengenai Tes Wawancara terlebih dahulu.

Persiapan Pra Wawancara 

Menurut kabar angin, tes wawancara memiliki porsi penilaian paling besar dalam seleksi substantif. Jadi persiapkan dengan matang ya proses wawancara ini :) Berikut beberapa tips yang bisa saya berikan untuk mempersiapkan diri menghadapi tes ini.
  1. Batasi Jumlah Riset. Pengetahuan memang penting, namun terlalu banyak "membuka tips" akan sangat membebani diri. Bacalah dan fokus pada 5-10 tips yang anda dapatkan ketika berselancar di dunia maya. Pastikan tips tersebut berkualitas :D
  2. Kuasai Essay. Jelas sekali pewawancara akan "mengejar" isi essay dan formulir aplikasi teman-teman. Memang tidak semua, hanya sampling saja. Semua yang teman-teman tulis di dalam formulir dan essay harus bisa dipertanggungjawabkan. So, perhatikan juga ketika teman-teman menulis pernah mengikuti seminar apa, jangan sampai ketika ditanya "blank" dan lupa apa isi seminar tersebut.
  3. Prediksi List Pertanyaan. Sebagian besar pertanyaan memang bisa diprediksi dari list berikut. Saya cukup beruntung tidak mendapat pertanyaan pada kategori random.

    1. Kuliah
      1. Kenapa jurusan tersebut? Apa pentingnya bagi Indonesia?
      2. Kenapa di Uni tersebut? Apa keunggulannya?
      3. Kenapa di kota/negara tersebut? Bagaimana beradaptasi di sana?
      4. Luar: apakah di Indonesia tidak ada jurusan yang bagus?
      5. Dalam: Kenapa tidak ke luar aja?
      6. Bagaimana pendaftaran Uni? Apakah yakin diterima?
      7. Rencana topik tesis/disertasi?
      8. Setelah lulus, apa kontribusi konkrit bagi Indonesia?
      9. Cita-cita/rencana jangka panjang? Bagaimana mencapainya?
      10. Kenapa layak mendapatkan LPDP?
    2. Saat Ini
      1. Kegiatan lain selain kuliah/kerja?
      2. Kegiatan sosial yang dilakukan?
    3. Pribadi
      1. Prestasi/kesuksesan yang dibanggakan?
      2. Kegagalan terbesar/pengalaman terberat? Bagaimana menyelesaikannya?
      3. Organisasi yg diikuti? Yang paling membentuk?
      4. Hubungan dengan orang tua?
      5. Orang yang paling berpengaruh dalam hidup/diidolakan di bidang?
      6. Sudah menikah/belum? Rencana utk keluarga nantinya?
    4. Random. Saya sebenarnya cukup was-was dengan pertanyaan "random" ini. Akhirnya saya menghafal beberapa lagu, kemudian menghafalkan Pancasila dan Sumpah Pemuda dengan Bahasa Inggris juga.
      1. Arti nasionalisme dan integritas?
      2. Lagu daerah
      3. Lagu nasional
      4. Pancasila
      5. Tri dharma mahasiswa

Pelaksanaan Wawancara

  1. Sarapan. Pastikan nutrisi terjaga dan mendapatkan tidur yang cukup. Hal ini perlu untuk menjaga kondisi tubuh ketika hari wawancara tiba.
  2. Kepercayan diri (Self-Esteem) yang baik. Hal ini mutlak diperlukan karena tanpa mental yang baik semua persiapan ketika wawancara akan buyar. Saya menemukan video yang luar biasa, silakan teman-teman menontonnya, dan hal ini memang terbukti. Saya melakukannya di hari wawancara sembari menunggu giliran "eksekusi". 
  3. Jadilah Diri Sendiri. Tips yang sangat ampuh, karena bagaimanapun kita berusaha mempersiapkan jawaban dari riset yang dilakukan, tetap saja ruang lingkup materi wawancara terlalu besar. Biarkan ia mengalir seperti sedia kalanya dan apa adanya :)
  4. Jadilah Berbeda. Untuk area Bandung, ada sekitar 400 orang yang terdaftar sebagai peserta wawancara kala itu. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa diingat? Maka sekali lagi jadilah berbeda.
Berbeda akan membuat diri kita unik dan mudah diingat sehingga kans menembus wawancara akan semakin besar. Ada dua hal yang saya lakukan untuk bisa menjadi berbeda.
  1. Memakai batik khas Kalimantan Selatan (Sasirangan). Tips ini saya dapatkan dari senior saya di Asrama Mahasiswa Kalsel yang juga seorang awardee. Motif batik yang unik akan memberikan kesan berbeda sekaligus memberikan impresi bahwa kecintaan kita terhadap daerah bukan angin lalu semata.
  2. Menyiapkan Solusi Konkrit. Ketika banyak orang berbicara "akan", maka saya mencoba membuktikan hal-hal yang konkrit. Seyogianya pemberi beasiswa ingin mendapatkan orang-orang yang kelak bisa menyelesaikan permasalahan di Indonesia bukan? pun saya mencoba menyalurkan solusi sederhana kala itu.

    Saya melakukan sedikit riset mendalam dari essay, memakan waktu sekitar dua hari dan jadilah rekomendasi yang saya tawarkan.
    Roadmap Perbaikan PERMEN BUMN (klik gambar untuk memperbesar)
    Kartu truf ini saya keluarkan ketika pewawancara menyatakan bahwa informasi yang ingin digali sudah dirasa cukup, Saya pun kemudian meminta izin untuk "mempersembahkan sesuatu". Saya coba jabarkan dengan keyakinan tinggi, pada fase ini kemudian pewawancara tinggal mengangguk-angguk saja.

    Seolah ada pesan yang ingin saya sampaikan.
    "Pilihlah saya, Pak, Bu. Insya Allah saya akan memperjuangkan dan tidak akan menyerah akan tantangan yang ada. Saya dan kami adalah orang-orang yang dibutuhkan negara ini kelak."

Epilog

Dan proses wawancara berakhir. Saya dengan jelas menghabiskan beberapa tisu ketika membahas mengenai cita-cita dan tantangan yang saya hadapi ketika menghadapi perkuliahan (apalagi ketika membahas keluarga, biasanya poin ini mengharu biru). Tapi sekali lagi tak apa, jadilah diri sendiri, sederhananya begitu saya.

Proses wawancara berakhir, pesan psikolog kepada saya:
Lanjutkan dan pertahankan mimpi-mimpi kamu
Saya tersenyum, saya menyalami ketiga pewawancara tersebut yang amat teramat baik hati.

Saya keluar dengan kepala tegak, saya akan lulus, Insya Allah. Saya yakin teman-teman yang memiliki niat tulus akan mendapatkan hal yang sama, Insya Allah.

Antragama Ewa Abbas

You May Also Like

9 komentar

  1. Mas, buat bikin gambar roadmap yg menarik kaya d atas pake aplikasi atau manual y mas? Mksh byk hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Tika!

      Saya manual menggunakan power point saja.

      Delete
  2. makasih banyak. terutama buat link videonya. sangat membantu saya yang besok mau interview LPDP

    ReplyDelete
  3. Terinakasih untuh sharingnya mas, insyaallah sangat membantu untuk prepare wawancara nanti. Untuk yg pertanyaan randomnya itu tidak jauh seputar nasionalisme?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Salwa,

      Tidak ada parameter tersendiri untuk pertanyaan "random" itu (berdasarkan pengalaman dan sharing teman-teman juga).

      Delete
  4. mba, saya belum tau gambaran umum buat tes lpdp itu seperti apa? ketika mau ke tempat tes persyaratan apa saja yang harus saya siapkan. terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Siti,

      Silahkan cek: http://lpdp.kemenkeu.go.id/

      Delete
  5. Kenapa tuh banyak menghabiskan tisu?heheh

    ReplyDelete