PK-51 LPDP: Kalau merindu, lantas?

Kalau merindu, lantas?
Kirimkan saja doa, niscaya syahdunya malam akan menjadi penawarnya.
Kirimkan saja sajak segenap, niscaya rintikan hujan akan menjadi pengobat.
Pun sering berada dalam satu komunitas, kesedihan terbesar untuk berpisah nampaknya jatuh pada Svara Bumiputera. Aneh saja, setiap orang terasa sangat dekat. Pertemuan enam hari secara fisik adalah bukti bahwa membangun persahabatan sungguh tidak mengenal jarak. 

Pembelajaran tertinggi selama berorganisasi, kelelahan fisik terbesar, pembenahan mental, penanaman akan arti keluarga, pertemuan dengan putera-puteri teraik bangsa. Maka jadilah PK-51 merupakan suatu arena sempurna untuk refleksi dan memperbaiki diri. 

Aku kemudian hanya terserip dibayang-bayang kesendirian, tidak pula rutinitas luar biasa yang kita lakukan bersama. Ah sungguh, banyak cerita yang semoga nanti terealisasi untuk kita Svara Bumiputera. 

Sebagai janji pertama saya dahulu, 
Mari saling menjaga api dari lilin mimpi kita, dan tolong ingatkan saya ketika cahaya tersebut mulai meredup.
Pada akhirnya kita membuktikannya, api tersebut terus menyala :)
PK-51 Svara Bumiputera, ketika matahari mulai menampakan diri. 
Salam,
Antragama Ewa Abbas

You May Also Like

1 komentar

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete