Posts

Showing posts from April, 2016

Catatan dari Timur Pejaten

Image
Aku melemparkan pertanyaan, kenapa gerangan mereka harus hadir? aku menanyakan, kenapa gerangan mereka merepotkan diri berkunjung ke tempat ini? Sampai pada suatu ketika yang telah lama aku ketahui,  aku memberanikan diri untuk menuliskan dengan amat sederhana. Bahwa kelak, pada tiba masanya, sesosok aku ini akan menjadi pengusaha yang amat matang, bermanfaat bagi nusa, dan teruntuk bangsa. Adalah kakak-kakak itu ternyata yang membagi inspirasi kepada kami.
Kami, kita, adalah kesederhanaan, datang dari ketiadaan. Kelak hanya mimpi yang membuat kita menjadi  istimewa. Maka sedikit demi sedikit aku mulai memahami, bangkit dari ketiadaan adalah sebuah kewajiban. Apa gerangan tugas kita semua? Tidak bukan adalah melanjutkan dan menjamin bahwa pada generasi berikutnya, akan tetap ada senyum-senyum yang dihasilkan atas iuran kontribusi ini.  Kakak Bermata Teduh  Aku melihat kakak bermata teduh sekali lagi. Matanya berbinar, memipih lambat, tanda yang amat jelas bahwa ketulusan amatlah terp…