Kebijakan Publikasi Jurnal Ilmiah

Catatan: makalah ini merupakan tugas dari mata kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah (TTKI) ketika penulis menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (semester II, tahun 2011). 

Judul: Pengaruh, dampak dan efektivitas implementasi kebijakan pemerintah mengenai publikasi jurnal ilmiah sebagai salah satu penentu kelulusan dalam pandangan mahasiswa ITB.

Tautan untuk teks lengkap: klik di sini

Latar Belakang Masalah

Keluarnya surat edaran Dirjen Dikti tentang publikasi karya ilmiah sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa program Sarjana, program Magister, maupun program Doktor menimbulkan banyak pro dan kontra dalam kalangan masyarakat luas khususnya kalangan kelompok akademis. Maraknya kecurangan dalam pengerjaan tugas akhir mahasiswa serta rendahnya jumlah karya tulis ilmiah dari Perguruan tinggi Indonesia yang terbit menjadi salah satu alasan pemerintah mengeluarkan surat edaran tersebut. 

Mekanisme pelaksanaan kebijakan pemerintah ini seharusnya mempunyai niat baik untuk peningkatan kualitas pendidikan Indonesia, khususnya dalam hal ini mahasiswa sebagai agen penggerak perubahan ke arah yang lebih baik. Namun tidak sedikit Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang menolak surat edaran ini karena mengaggap surat edaran kurang realistis. Penerapan surat kebijakan ini dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhkembangan dan memberatkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mengingat kualitias dari masing-masing Universitas berbeda. Contoh ini merupakan satu masalah yang belum terselesaikan, padahal dalam pelaksanaanya pemerintah mulai memberlakukan kebijakan ini terhitung kelulusan Agustus 2012.

Jurnal ilmiah ini termasuk dalam salah satu jenis penelitian ilmiah yang merupakan pencerminan dari sikap berpikir ilmiah, sehingga mahasiswa dapat terbiasa mengembangkan konsep-konsep maupun ide dalam suatu permasalahan kemudian menuliskannya dalam tata kalimat yang baku sehingga mahasiswa terbiasa dalam budaya menulis. 

Rumusan Masalah 

Berdasarkan latar belakang yang dijabarkan diatas maka peneliti merumuskan permasalahannya sebagai berikut:
  1. Apa pengertian dan definisi dari jurnal ilmiah?
  2. Mengapa jurnal ilmiah penting dalam membiasakan budaya menulis pada kalangan mahasiswa?
  3. Bagaimana reaksi dan solusi yang ditawarkan pemerintah terkait banyaknya penolakan tentang pelaksanaan publikasi karya ilmiah?
  4. Bagaimana dampak dan  pengaruh dari penerapan kebijakan ini dalam kelulusan mahasiswa?
  5. Bagaimana tanggapan dan pandangan Mahasiswa ITB tentang pelaksanaan publikasi karya ilmiah?

Kesimpulan

Dari uraian yang telah diberikan pada bab-bab sebelumnya maka menulis menyimpulkan hal-hal sebagai berikut:
  1. Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan. Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan. Jurnal ilmiah berisi kumpulan artikel yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para ilmuwan peneliti untuk melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya.
  2. Kebijakan pemerintah mengenai publikasi jurnal ilmiah mendapat penolakan dari beberapa pihak, dikarenakan adanya beberapa kendala yang dikhawatirkan akan menjadi penghambat kelulusan mahasiswa. 
  3. Jurnal ilmiah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membiasakan budaya menulis dikalangan mahasiswa.
  4. Penolakan dari beberapa pihak merupakan hal yang logis, karena pemberlakuan kebijakan ini terkesan sepihak dan diberlakukan secara tiba-tiba. Harus ada mekanisme pemberlakuan yang jelas terlebih dahulu agar kebijakan ini dapat mencapai tujuan utamanya yaitu membiasakan budaya menulis dikalangan mahasiswa.

You May Also Like

0 komentar